Penelitianini bertujuan mengetahui penanda pada puisi karya Chairil Anwar dengan menggunakan teori semiotik Charles Sanders Peirce berdasarkan objeknya berupa ikon, indeks, dan simbol. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Penulis menggunakan sembilan data yang diperoleh dari 3 puisi dalam puisi "Derai-Derai Cemara PuisiIbu Karya Chairil Anwar. Pernah aku ditegur Katanya untuk kebaikan Pernah aku dimarah Katanya membaiki kelemahan Pernah aku diminta membantu Katanya supaya aku pandai Ibu.. Pernah aku merajuk Katanya aku manja Pernah aku melawan Katanya aku degil Pernah aku menangis Katanya aku lemah Ibu.. Setiap kali aku tersilap Dia hukum aku dengan nasihat Setiap kali aku kecewa Dia bangun di malam Bacajuga: Chairil Anwar Pelopor Angkatan 45 Berasal dari blog. menelusuri tautan tersebut, dan menemukan puisi berjudul "Cinta dan Benci" tercantum dalam blog tersebut. Postingan tersebut tertanggal 11 Juli 2014. Dalam postingan blog itu, Ari Ridho menyebut bahwa puisi yang dia cantumkan bukanlah karya Chairil Anwar melainkan puisi buatannya sendiri. SELAMATTINGGAL Aku berkaca Ini muka penuh luka Siapa punya ? Kudengar seru menderu dalam hatiku Dari: Deru Campur Debu Karya Chairil Anwar. Puisi Chairil Anwar < Kembali > Puisi lainnya : Chairil Anwar Labels: Chairil Anwar. 1 comments: Chairil Anwar, Sajak Putih) 3. Citraan perabaan (tactile imagery) Citraan perabaan adalah citraan yang dapat dirasakan oleh indera peraba (kulit). Pada saat membacakan atau mendengarkan larik-larik puisi, kita dapat menemukan diksi yang dapat dirasakan kulit, misalnya dingin, panas, lembut, kasar, dan sebagainya. Contoh: Kapuk randu, kapuk randu! Tinggalkerdip lilin di kelam sunyi Puisi 'Doa' karya Chairil Anwar, menyiratkan imaji yang cukup tajam sehingga pembacanya dapat menjadi subjek, sang pencerita yang mengalaminya sendiri. Chairil Anwar mengambil diksi 'ku' atau 'aku' (kata ganti orang pertama tunggal), imaji pembaca langsung terhubung dengan dirinya sendiri. 8qUVK.

puisi selamat tinggal sahabatku karya chairil anwar